Yang Berharga
HAI.. ^_^
Kata yang menurut saya menyenangkan sebagai pembuka
Padahal hanya tiga huruf tak bermakna : H – A – I
Bahkan saya tidak yakin dia masuk dalam kamus besar Bahasa Indonesia ejaan yang disempurnakan
Tapi peduli amatlah!! Saya tetap akan menggunakannya sebagai pembuka cerita sore ini
Cerita tentang saya dan orang yang sangat saya kagumi, yang sekarang ada di samping saya sedang membaca buku keempat tetralogi Laskar Pelangi karya besar Andrea Hirata : Maryamah Karpov
Dan dia mencintai saya
( kalian akan segera tahu bagaimana saya bisa mengatakan itu @_@ )
Ini kali keempat saya bertemu dengannya dalam minggu ini. Rasanya tetap kurang. Saya ingin bertemu dengannya setiap hari, setiap detik. kalau saja dia bisa dilipat mungkin saya akan meletakkannya dalam kantong dan membawanya kemanapun saya pergi. dalam keadaan apapun nanti. Sayang kantong doraemon hanya fiksi T_T
Saya begitu menyayanginya,
Karena bersama dialah tenang itu menjadi sebuah nyata tak hanya kata
Dia tertawa untuk cerita saya dan berduka untuk derita saya
Dia berjuang melewati ketajaman waktu yang begitu membutakan logika, membisukan rasa, menulikan peka.. Dia bertahan bersama saya..
Dia tetap memegang lengan saya di kala marah, menahan makiannya memeluk saya dan mengatakan dia pasti bisa menyelesaikan tingkah saya yang membuatnya murka.
Dia mengusap punggung saya, memberikan kekuatan pada tulang belakang saya saat setiap sel di dalamnya merasakan sakit yang tak terkatakan karena tak tertahankan.
Dia diam ketika saya mengusirnya, hanya bilang dia tidak mau meninggalkan saya. Semakin keras saya berteriak. Semakin tenang sikapnya tanpa riak.
Dia rela menahan keinginannya membeli sebuah meja untuk bekerja, untuk membelikan saya alat pemutar musik agar saya tetap mau menulis dalam senja.
Dia mau berjam – jam menemani saya membaca buku kemudian mendiskusikannya dalam ruang yang penuh tawa tanpa intimidasi kebodohan dan degradasi harga diri.
Dia menghukum saya membuang sampah tidak pada tempatnya atau ketika saya sengaja merusak bangsa dengan tidak membeli karcis kereta. tapi dengan kerasa kepala menaikinya tanpa malu atau ragu. Dia bilang, jangan merusak apa yang sudah retak.
Dia mengajari saya dengan benang – benang kesabaran dalam keterburuan saya yang tidak tahan akan lama tentang bagaimana menggunakan teori – teori informatika bernama aplikasi. jangan salahkan saya kan anak HI
Terakhir dan membuat saya selalu menangis dalam getir :
Dia tahu saya seorang pemimpi, mengajari saya untuk selalu meletakkan nyawa di setiap detail barisan agar gaungnya memenuhi bumi. Dia menjaga semangat itu dengan cara yang luar biasa..
Saya tidak bisa menuliskan lagi betapa banyak yang dia lakukan untuk saya. Saya bahagia. Saya merasa berharga.
Saya hanya ingin membagi ini dengan kalian yang punya “seseorang”. Betapa saya pernah menyia – nyiakan banyak orang dan saya tidak mau lagi. Banyak hal hebat bisa lahir dari tangan dan pikiran yang kemudian melibatkan rentetan kasih dalam perbuatan. Pikirkanlah bahwa mungkin telah banyak yang mereka berikan, dan kalian berikan untuk membangun sebuah cerita yang kelak menjadi sejarah untuk berlian bernama kenangan.
Mari sayangi dia tanpa pamrih,,karena ternyata..Tuhan memberikan lebih..


pertamax \:D/
opan emang pilihan tepat
duh, jadi malu saia.. :”>
hi gw ngintip lagi.. this is so beautiful..and i like the ending ‘Mari sayangi dia tanpa pamrih,,karena ternyata..Tuhan memberikan lebih..’ you know what, nope beruntung bgt!.. mudah2an Allah selalu beri lebih buat iyank&bnope.. Aminn
You are writing about Muhammad Novan Adrian, an imprefect man, but quite prefect to accompany your day …I’ve been there
Hi Dear Angel
Makasi udah ngintip lagi..ngintip terus yaaa..hwehehehe
Makasi juga doanya, Aminn..
Hope you always got your “lucky” as well
*hugs*
Yeeeaaa *loncat2 seneng ada tamu baru di rumahku*
Salam kenal Ayu.. ^_^
Definitely yes, he’s so damn great to be with
(Harus belajar ni sama yg duluan..hehe)
Hi.. saya juga anak Hi lho…